Bengkulu,kaur, metrokaur.com - Pemerintah Desa Air Batang, Kecamatan Nasal, telah melaksanakan panen jagung program ketahanan pangan 20 persen Dana Desa Tahun anggaran 2025. Panen jagung ini dilakukan di lahan seluas 3 hektare yang tersebar di dua lokasi berbeda, dan dimulai pada Minggu, 16 Oktober 2025.
Kepala Desa Air Batang, Pepen Supendi, menyatakan bahwa penanaman jagung dilakukan dengan cermat dan teliti untuk memproduksi jagung yang maksimal. Meskipun sempat terancam hama babi, panen jagung ini diharapkan dapat memberikan hasil yang memuaskan.
"Desa Air Batang sudah panen jagung di lahan seluas 3 hektare di dua lokasi yang berbeda," kata Pepen. Anggaran program ketahanan pangan ini mencapai Rp 150.724.000, dan diperkirakan hasil panen jagung dapat mencapai 20 ton lebih.d
Pepen berharap panen jagung ini dapat memberikan dampak positif bagi warga dan memperkuat ketahanan pangan di Desa Air Batang. "Mudah-mudahan panen jagung bisa mendapat 20 ton lebih, walaupun tidak untung minimal balik modal," ujarnya.
Program ketahanan pangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat dan meningkatkan perekonomian. Dengan demikian, Desa Air Batang dapat memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Al-unidah

